GORONTALO — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Hanura, H. Ekwan Ahmad, S.H., M.H., menilai kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh kemampuan pemilu menghadirkan wakil rakyat yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Menurut Ekwan, proses politik tidak semestinya menjadikan kekuatan finansial sebagai faktor utama dalam menentukan keterpilihan seseorang. Sebaliknya, masyarakat perlu mendapatkan ruang untuk memilih figur yang benar-benar memiliki kemampuan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Pemilu harus melahirkan wakil rakyat yang terpilih karena kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat, bukan semata-mata karena kekuatan finansial,” kata Ekwan.
Ia mengatakan, tantangan demokrasi ke depan adalah memastikan mereka yang duduk di lembaga legislatif memiliki kompetensi serta keberanian dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat.
Ekwan berpandangan, persyaratan pencalonan anggota legislatif juga perlu terus diperkuat agar proses rekrutmen politik mampu menghasilkan figur-figur yang berkualitas.
“Persyaratan pencalonan perlu diperkuat agar mereka yang duduk di DPRD benar-benar mampu menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan, wakil rakyat tidak hanya dituntut hadir dalam ruang-ruang politik, tetapi juga harus mampu memahami persoalan masyarakat dan menerjemahkan aspirasi tersebut menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata.
Menurutnya, legitimasi seorang anggota legislatif tidak cukup hanya diperoleh melalui kemenangan dalam pemilu. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja, konsistensi memperjuangkan aspirasi, serta keberpihakan terhadap kepentingan publik.
“Jabatan sebagai wakil rakyat adalah amanah. Karena itu, yang harus dikedepankan adalah kemampuan bekerja dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Ekwan berharap ke depan masyarakat semakin kritis dalam menentukan pilihan politik dengan melihat rekam jejak, kapasitas dan integritas calon, bukan hanya faktor popularitas maupun kemampuan finansial.
Ia menilai, kualitas wakil rakyat yang terpilih pada akhirnya akan turut menentukan kualitas kebijakan dan arah pembangunan daerah. (*)










Leave a Reply